Tubuhmu yang terbungkuk tersandar lemah
di kursi kayu tua
jemari kurus terkulai menggengam pena
engkau goreskan sajak
sisa rambutmu perak tinggal segengam
terbaca pahit kerasnya perjalanan
nampaknya ingin kau tumpahkan seluruhnya
di dalam puisi
Dari alis matamu terbentuk garis
guratan kokoh jiwa
angin yang deras menghempas tak kau hiraukan
batinmu kuat bertahan
meskipun raga semakin rapuh
tak pernah risau selalu tersimpul senyum
sepantasnya lah kujadikan suri teladan
potret perjuangan
Oh-oh, ibu, ada yang ingin kutanyakan padamu
hasil panen nan kemarau ini
sesubur panen yang kita petik bersama
Oh-oh, ibu, apa kabar sawah kita sepetak
masih bisakah kita tanami
atau terendam ditelan zaman
Setelah cucumu lahir aku lebih faham
betapa beratnya, membesarkan
dan setia melindungi semua anak-anakmu
kita yang selalu hidup sederhana
kau sanggup mengasuh hingga kami dewasa
dengarkankah nyanyian yang aku peruntukkan
buatmu ibu....
|
ebiet g ade
-untuk ibu , sempena hari ibu..
<
1 comment:
dah hari ini aku merasakan begitu begitu bertuah
kerana.....
disaat ini aku mempunyai
4 orang ibu..
walaupun mungkin pada hakikatnya
aku cuma menyayangi...
sebahagian dr mereka sahaja....
mungkin tiada kata atau hadiah dr ku
tetapi....
aku sentiasa mendoakan yg terbaik buat
ibu ibu ku semua
Post a Comment